utamaPelayanan radiologi pada dasarnya adanya pelayanan konsultatif dalam suatu rumah sakit. Pekerjaan yang dilakukan seorang dokter spesialis radiologi adalah dengan melihat gambar, mirip seperti yang dilakukan seorang dokter spesialis patologi. Bedanya, analisis gambar radiologis ini seringkali merupakan langkah awal penanganan pasien, dan sering dianggap “abstrak” oleh dokter lain. Hal ini mengandung konsekuensi bahwa seorang dokter spesialis radiologi haruslah cukup pandai, berwawasan luas, dan mempunyai naluri detektif yang tinggi dalam mendeteksi kelainan/penyakit. 

Read more ...

1239083049 1Pekerjaan sebagai seorang dokter spesialis radiologi memiliki dilema tersendiri. Bayangkan, lulusan spesialis radiologi saat ini rata-rata berumur sekitar 32-35 tahun, sehingga kira-kira akan mengerjakan pekerjaan menginterpretasi foto radiologi seumur hidup selama kira-kira 30-40 tahun kedepan. Membosankan, bukan? Bukan tidak mungkin bahwa pada akhirnya akan terjebak pada materialisme dan konsumerisme, karena biasanya uang akan menjadi alasan utama untuk tetap bertahan melanjutkan rutinitas yang menjemukan tersebut. Masalahnya, apakah hanya uang yang menjadi alasan pekerjaan anda sebagai dokter?

Read more ...

 

1245895037 1Sebagian besar orang di Indonesia tidak mengenal teknik Alexander. Padahal di negara-negara lain,  terutama di Eropa, teknik ini sangat dikenal orang dan telah diaplikasikan dalam berbagai bidang profesi maupun aktivitas rutin sehari-hari.Teknik Alexander didefinisikan sebagai upaya mengorganisasikan sensasi pergerakan tubuh dalam ruang dan waktu, dengan cara meningkatkan kesadaran atas diri sendiri dan dunia luar. Mungkin anda pernah pada suatu waktu mengalami perasaan tertekan, pasif, letargi, bosan, depresi, dan merasa tidak berharga. Sebaliknya kadang-kadang anda juga merasa berada di puncak dunia, merasa hidup dan semua terkesan membahagiakan.

Read more ...

thumbnail 1259202853 1

Pada musim gugur tahun 1895, dr. Wilhelm Conrad Roentgen tertarik mengerjakan eksperimen tabung katoda. Ia terkejut mendapati fluoresensi dari lempeng berlapis barium platinosianida yang tergeletak pada bangku yang berjarak sekian dari tabung katoda Hittorf berenergi, yang tidak tembus cahaya. Pengulangan eksperimen memperoleh hasil yang sama, meskipun lempeng barium platinosianida semakin dijauhkan, sampai sekitar 2 meter dari tabung. Mengingat tabung itu terisolasi dari cahaya tampak, dan bahwa sinar katoda hanya mampu menembus beberapa sentimeter udara, maka diyakini terdapat suatu jenis sinar yang baru yang berasal dari tabung tersebut.

Read more ...