Terdapat berbagai pemeriksaan radiologi yang dapat dilakukan pada sistem organ yang berbeda-beda dengan menggunakan instrumen/modalitas radiologi yang bervariasi. Pemeriksaan berikut dapat diterapkan pada orang dewasa maupun anak & bayi.
 
  • Bidang Radiologi Toraks (dada)anak
    • Radiografi konvensional
    • CT Scan toraks
    • USG pleura
    • MRI toraks

  • Bidang Muskuloskeletal
    • Radiografi tulang
    • CT Scan tulang
    • MRI jaringan lunak, sendi dan tulang
    • Bone scan
    • USG / USG Doppler sendi & jaringan lunak

  • Bidang Traktus Urinarius & Genitalia
    • Urografi intravena
    • Retrograd/antegrad pyelografi
    • Uretrosistografi
    • Micturating Cysto Urethrography (MCU)
    • Uretrografi bipolar
    • USG / USG (Doppler) traktus urinarius
    • USG / USG (Doppler) testis
    • Genitografi
    • CT/MR urography
    • MRI genitalia interna

  • Bidang Traktus Digestivus
    • Barium meal
    • Barium enema / colon in loopmammo
    • Lopografi
    • Fistulografi
    • CT kolonoskopi
    • ERCP
    • CT/MRI traktus digestivus

  • Bidang Neuroradiologi
    • CT Scan
    • MRI otak dan sumsum tulang belakang
    • MR Myelography
    • USG otak

  • Bidang Pencitraan payudara
    • Mamografi
    • USG / USG (Doppler) payudara
    • MRI payudara
    • Duktulografi

  • Bidang Radiologi Intervensional dan Kardiovaskular
    • Angiografi
    • Venografi
    • Limfografi
    • Myelografi
    • Embolisasi transarterial
    • Infusi sitostatika transarterial
    • Biopsi terpimpin (Guiding biopsy)

  • Bidang Pencitraan Kepala-Leher
    • Radiografi konvensional
    • CT Scan daerah kepala-leherjoin
    • MRI daerah Kepala-leher
    • USG (Doppler) daerah leher
    • Sialografi (kelenjar liur)
    • Dakriosistografi (kelenjar air mata)

  • Bidang Kedokteran Nuklir
    • Skintigrafi tulang (Bone scan, 3 fase)
    • Skintigrafi ginjal (GFR, ERPF)
    • Limfoskintigrafi
    • Skintigrafi tiroid
    • Skintigrafi hepatobiliar
    • Skintigrafi paru (perfusi-ventilasi)
    • Terapi ablasi keganasan tiroid