Kegiatan pelayanan medis di Departemen Radiologi RSCM meliputi pemeriksaan terhadap berbagai kelainan dari seluruh bidang spesialisasi kedokteran, terutama bedah, penyakit dalam, anak/pediatrik, pulmonologi (paru), kardiologi (jantung & pembuluh darah), telinga, mata, forensik, kebidanan & kandungan, dan sebagainya. Pemeriksaan dilakukan menggunakan instrumen/modalitas radiologi yang berbeda-beda sesuai indikasi dan permintaan dari dokter yang merujuk.

 

RADIOLOGI KONVENSIONAL

konvensionalPemeriksaan radiologi konvensional tanpa kontras, yaitu pemeriksaan sederhana menggunakan sinar Roentgen (sinar X) dengan berbagai posisi pemeriksaan. Pemeriksaan ini dilakukan pada berbagai organ tubuh, antara lain jantung dan paru (toraks) serta tulang-tulang pada seluruh bagian tubuh.

Pemeriksaan radiologi konvensional dengan kontras, yaitu pemeriksaan sederhana menggunakan sinar Roentgen (sinar X) disertai dengan penggunaan obat kontras yang dapat membantu memperlihatkan kelainan yang ada, sehingga mempertajam diagnosis. Misalnya pemeriksaan saluran cerna (barium meal & enema), saluran kemih (urografi intravena, sistografi), organ kandungan (histerosalpingografi), saluran kelenjar liur (sialografi), sumsum tulang belakang (myelografi), dan lain sebagainya.

 

 

CT SCAN (COMPUTED TOMOGRAPHY)ctscan

CT Scan 128 slice dual source yang dimiliki Departemen Radiologi RSCM mampu memberikan gambaran dengan resolusi yang tinggi. sehingga mampu memvisualisasikan pembuluh darah jantung termasuk pembuluh darah verifier (CT Angiography). Alat ini mampu melakukan rekonstruksi organ secara 3D dengan waktu pemeriksaan yang sangat singkat. Selain itu, departemen radiologi mempunyai CT Scan dengan kekuatan lebih rendah, 64 slice  MSCT untuk mendukung jumlah layanan  CT Scan.

 
MRI (MAGNETIC RESONANCE IMAGING)

mriMagnetic Resonace Imaging adalah alat radiografi yang tidak menggunakan radiasi tetapi menggunakan medan magnet untuk menghasilkan gambaran radiografi. Alat ini dapat memperlihatkan pencitraan jaringan lunak dan sistem saraf dengan sangat baik. Kecanggihan 2 alat MRI 1,5 Tesla yang dimiliki Departemen Radiologi RSCM ini mampu melakukan pemeriksaan-pemeriksaan seperti MRI Angiography, MRI Spectroscopy, MRI Payudara, MRI Tractography, MRI Cholangio pancreatography, MRI Muskuloskeletal, dan MRI Whole Body. MR T2* (untuk menilai jantung pasien Thalasemia)

 

 

USG (ULTRASONOGRAFI)USG

Departemen Radiologi memiliki 4 alat USG resolusi tinggi dengan kemampuan Doppler berwarna dan 3D, sehingga mampu untuk melakukan pemeriksaan berbagai sistem organ seperti, payudara, testis, thyroid, parotis, abdomen atas-bawah, muskuloskeletal, ginjal, penuntun biopsy, bayi dan pembuluh darah.

 
KEDOKTERAN NUKLIR


nuklirKedokteran nuklir RSCM ditunjang dengan alat-alat yang canggih dan satu-satunya di Indonesia yaitu SPECT CT yang dapat memperlihatkan gambaran fungsi organ tubuh sekaligus dapat memperlihatkan anatominya. Alat ini merupakan penggabungan gamma camera dan CT Scan. Sehingga dapat memperlihatkan gambaran 3 Dimensi organ tubuh secara lebih detail.

Gamma Camera dapat memperlihatkan gambaran berdasarkan fungsi dari organ tubuh seperti, organ thyroid, tulang, paru, dan spesifik untuk cardiac SPECT (pemeriksaan jantung), teknologi ini hanya dimiliki di beberapa rumah sakit besar di Indonesia. Salah satunya ada di Departemen Radiologi RSCM.

 

 

INTERVENSIONAL RADIOLOGI

intervensiPemeriksaan radiologi intervensional merupakan pemeriksaan fluoroskopik untuk memantau tindakan kateterisasi endovaskular, yang dilakukan oleh Tim Intervensional Departemen Radiologi RSCM. Prosedur ini digunakan untuk tindakan diagnosis dan terapi pada berbagai kelainan vaskular, seperti penyumbatan anomali  pembuluh darah (embolisasi) dan pemberian kemoterapi langsung pada pembuluh darah tumor.

 
Pemeriksaan ini dikerjakan oleh dokter-dokter spesialis radiologi yang berpengalaman dibidangnya.